Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan (QS AL-Baqarah (2): 233.
Allah SWT menganugerahkan ASI sebagai makanan pertama dan juga makanan utama untuk bayi. Betapa pentingnya ibu menyusui bayinya,dapat dirujuk pada firman-Nya yang telah mengawali tulisan ini. Pemerintah juga telah mencanangkan sampai bulan Agustus 2010 ini sebagai Pekan ASI Nasional
ASI merupakan makanan bayi ciptaan Tuhan sehingga tidak dapat digantikan dengan makanan/minuman /susu yang lain. ASI merupakan makanan yang terbaik dan setiap bayi berhak mendapatkan ASI. ASI mengandung nutrisi yang sangat bermanfaat bagi kekebalan dan kesehatan bayi. Memberikan ASI pada bayi memberikan keuntungan baik bagi ibu maupun bagi bayi. Perlindungan terhadap infeksi dan alergi dapat diperoleh dengan pemberian ASI pada bayi. Hal ini akan membantu merangsang pertumbuhan sistem kekebalan tubuh bayi. ASI selalu tersedia bersih dan segar sewaktu bayi memerlukan selain praktis dan hemat. Sehari setelah bayi dilahirkan, payudara ibu mulai menghasilkan ASI. ASI yang dihasilkan pada hari pertama setelah persalinan itu disebut kolostrum. Kolostrum berwarna lebih kuning dan lebih kental daripada ASI. Disamping mengandung zat-zat gizi dan kekebalan, kolostrum juga berfungsi sebagai pencahar yang membersihkan saluran cerna bayi dari mekonium (kotoran yang terdapat dalam saluran cerna janin selama masih dalam kandungan). Setelah bersih, kolostrum itu akan mempersiapkan saluran cerna bayi untuk menerima ASI. Dari aspek psikologis dapat membentuk ikatan emosional antara ibu dan bayi.
Menyusui bagi ibu yang baru melahirkan memberi manfaat yang sama besar bagi ibu maupun bayinya. Bagi ibu,ASI bermanfaat karena dapat menurunkan BB lebih cepat dan mengurangi pendarahan setelah persalinan karena menyusui memerlukan kalori ekstra. Menyusui juga merangsang rahim berkontraksi untuk kembali pada bentuknya semula. Selain itu ASI juga bisa digunakan untuk mengatur jarak kehamilan secara alami (KB amenore laktasi, hanya bila ibu menyusui eksklusif selama 6 bulan). Menyusui juga merupakan kontrasepsi alami, walaupun tidak dapat diandalkan sepenuhnya, Frekuensi menyusui yang sering dapat menekan pembuahan, sehingga ibu yang menyusui biasanya jarang mendapat menstruasi, ovulasi atau hamil kembali. Ibu yang menyusui bayinya juga mempunyai kemungkinan untuk mengalami perdarahan pasca melahirkan yang lebih kecil daripada yang tidak menyusui bayinya sekaligus mempercepat pemulihan kembali ke rahim ukuran semula.
Keuntungan lain dari pemberian ASI adalah tidak ada botol yang harus dicuci dan disterilisasi dan tidak ada susu formula yang harus dibeli,diukur dan dibuat. Ibu yang menyusui bayinya dipaksa untuk beristirahat yang sebetulnya sangat diperlukan bagi ibu yg baru melahirkan. Menyusui pada malam hari sama mudahnya,ibu tidak perlu mengambil botol dan membuat susu sementara bayinya menangis.
Pemberian ASI juga sangat ekonomis.walaupun ibu yang menyusui mempunyai nafsu makan besar dan mengkonsumsi makanan ekstra, harga makanan ini masih lebih murah dibandingkan harga susu formula yang semakin lama semakin menjulang harganya. Menyusui bias menghemat belanja keluarga sambil memberikan nutrisi yang terbaik bagi bayi
Produksi ASI dipengaruhi oleh isapan bayi, rangsangan sensorik dari puting, serta hormon prolaktin dan oksitoksin dalam darah. Penghambat keluar ASI diantaranya stress dan kurangnya dukungan lingkungan (suami,fasilitas kesehatan dan sebagainya). Maka dari itu diperlukan motivasi yang kuat dan dukungan penuh dari lingkungan dan keluarga. Untuk para Ibu, jadikanlah menyusui sebagai pelengkap kebahagiaan terbesar anda, jangan jadikan sebagai beban dan jangan tergesa-gesa jika anda beralih ke susu formula jika anda tidak yakin ASI anda tidak cukup, karena memberikan ASI sangat sulit bila bayi sudah terbiasa dengan susu botol. Berikanlah yang terbaik untuk bayi anda karena merekalah para penerus kehidupan bangsa di masa yang akan datang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar