Cari Blog Ini

Sabtu, 03 Juli 2010

Mengenal Indeks Glikemik

Konsep Indeks Glikemik (IG) pertama kali dikemukakan oleh DR. David Jenkins,Profesor Gizi di Universitas of Toronto,Canada untuk membantu pasien DM memilih atau menentukan makanan yang paling tepat.
Indeks Glikemik adalah kenaikan relatif dari glukosa setelah mengkonsumsi karbohidrat dalam jumlah standar tertentu. Indeks Glikemik ini berguna untuk menentukan respons glukosa darah terhadap jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi. Indeks Glikemik ini berbeda-beda tergantung fisiologi,bukan pada kandungan bahan makanan. Sebagian besar tepung padi-padian dan kentang mempunyai Indeks Glikemik yang tinggi,sedangkan sayuran,buah-buahan dan kacang-kacangan (polong) mempunyai Indeks Glikemik yang rendah.Respon Gikemik akan mempengaruhi rasa lapar melalui efek terhadap sekresi hormon pankreas. Sedangkan Beban Glikemik adalah hasil perkalian dari nilai indeks glikemik makanan dengan kandungan karbohidrat per saji dibagi 100.Sebagai contoh wortel menandung Indeks Glikemik yang tinggi tetapi mempunyai beban glikemik yang rendah. Beban Glikemik dalam sehari adalah penjumlahan beban glikemik dari masing-masing makanan per hari.
Mengapa Indeks Glikemik perlu diperhatikan ?
Proses pencernaaan yang lambat serta respon tinggi dan menurunnya glukosa darah setelah makan makanan yang rendah Indeks Glikemiknya akan membantu mengatur kadar gula darah pada orang dengan DM.
Efek ini juga bermanfaat untuk orang sehat,sebab akan mengurangi sekresi hormon insulin dalam sehari. Proses mencerna yang lambat juga akan menghambat rasa lapar dan mempromosikan penurunan berat bedan pada orang yang kegemukan.Pengaturan makanan dengan Indeks Glikemik rendah dilaporkan berhasil menurunkan berat badan pada anak-anak obesitas. Warren melakukan penelitian pada 37 anak usia 9 – 12 tahun yang dibagi mengjadi tiga kelompok dengan masing-masing secara desain menyilang diberikan sarapan pagi dengan indeks glikemik rendah.,diet indeks glikemik rendah dengan penambahan sukrosa 10% dan diet bebas dengan indeks glikemik tinggi. Didapatkan bahwa sarapan pagi dengan indeks glikemik rendah akan menurunkan asupan makanan pada makan siang. Anak-anak yang sarapan pagi dengan indeks glikemik tinggi lebih lapar pada saat makan siang dibanding 2 kelompok lainnya.Sarapan dengan karbohidrat dengan indeks glikemik rendah akan memperbaiki toleransi glukosa saat makan siang.
Faktor-faktor Indeks Glikemik menunjukkan pada kita cara untuk meningkatkan jumlah karbohidrat dalam diet tanpa menaikkan kadar gula darah,selain itu Indeks Glikemik juga sangat penting ketika karbohidrat dimakan sendiri dan tidak merupakan bagian dari makanan campuran. Karbohidrat cenderung mempunyai efek yang kuat pada kadar gula darah jika dimakan sendirian,ini terjadai pada keadaan dimana snack dimakan diantara makanan utama.Oleh karena itu,pilihlah snack dengan Indeks Glikemik rendah.
Untuk menurunkan Beban Glikemik bisa dengan mengurangi jumlah karbohidrat yang dimakan,bisa juga dengan cara mengurangi makanan dengan indeks glikemik tinggi. Beban Glikemik secara tidak langsung juga menggambarkan jumlah Insulin yang dibutuhkan,sehingga beban Glikemik yang tinggi akan menimbulkan diabetes pada penderita dengan resistensi insulin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar